Selasa, 01 Desember 2009

Tangisan Hati


Di rintihan malam ku tabur mimpi
Di antara genangan emosi ku bernyanyi
lagu tanpa nada
irama tanpa melodi
kelam; pekat

Dicumbui resah akalku
diperkosa gundah jiwaku
berkali ku tegaskan ku mampu
berkali juga ku terjatuh
malaikat buta patahkan sayapnya

Kemana wajah ini menghadap?
pelangi itu tak lagi menyapa seusai rinai hujan
Kemana hati ini harus berteduh?
cahaya mentari tak lagi mengecup bulir embun di dedaunan

Izinkan ku kembali
mengetuk pintu itu sekali lagi
berharap tuk terakhir kali
berdoa dan bersujud kepadaMu

241109
23:12

____________________________________________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar