di jejak malam ku tabur mimpi
diantara genangan emosi ku bernyanyi
lagu tanpa nada
irama tanpa melodi
kelam, pekat
dicumbui resah akalku
diperkosa gundah jiwaku
berkali ku tegaskan ku mampu
berkali pula ku terjatuh
malaikat buta memaki sayapnya
kemana wajah ini menghadap?
pelangi itu tak lagi menyapa seusai rinai hujan
kemana hati harus berteduh?
cahaya mentari tak lagi mengecup bulir embun di dedaunan
izinkan ku kembali
mengetuk pintu itu sekali lagi
berharap tuk terakhir kali
berdoa dan bersujud kepadaMu
241009
23:12
23:12
_________________________________________________________

Tidak ada komentar:
Posting Komentar