Senin, 07 September 2009

Ada dan Tiada

Jika angin memang ada
mengapa dia tak pernah menyampaikan rinduku padamu
yang ku pendam
selalu coba ku rajam

Jika waktu memang benar-benar ada
mengapa dia tak pernah berhenti saat kau di sisiku
berjalan begitu lambat ketika kau jauh

Jika memang cinta benar-benar ada
mengapa kita tak bisa bersatu
membohongi perasaan
tersenyum dalam tangis

Aku terjebak dalam ada dan tiada
semakin larut, semakin remuk
aku terperangkap dalam ada dan tiada
semakin jauh, semakin hilang

Jika aku nyata ada
mengapa tak kau rasakan tangisan rinduku
mengapa tak kau percayai dentang cintaku
mengapa?

Aku terpasung dalam ada dan tiada
semakin remuk dan menghilang

210709
____________________________________________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar