Telah ku tenggak bergelas-gelas arak
Ku hirup semua nikotin yang tersaji
Namun bayangmu tetap saja hadir
Merasukiku, meracuniku
Mengapa ku harus begitu mencintaimu?
Walau slalu ku tegaskan kau tak tercipta untukku
Mengapa begitu sulit membunuh rasaku?
Walau belati kecemburuan tertancap di palung asa
Jika kau bahagia dengannya
Aku harus pergi membawa luka ini
Berlari sendiri dalam kegetiran
Hingga ku lelah, dan akhirnya menyerah
Jika kau memilih dirinya
Aku harus menghilang bersama perih
Berlalu sendiri dalam kebisuan
Hingga ku muak dan memaki bisu
Ku hirup semua nikotin yang tersaji
Namun bayangmu tetap saja hadir
Merasukiku, meracuniku
Mengapa ku harus begitu mencintaimu?
Walau slalu ku tegaskan kau tak tercipta untukku
Mengapa begitu sulit membunuh rasaku?
Walau belati kecemburuan tertancap di palung asa
Jika kau bahagia dengannya
Aku harus pergi membawa luka ini
Berlari sendiri dalam kegetiran
Hingga ku lelah, dan akhirnya menyerah
Jika kau memilih dirinya
Aku harus menghilang bersama perih
Berlalu sendiri dalam kebisuan
Hingga ku muak dan memaki bisu
090909
21:08
____________________________________________________________________
21:08
____________________________________________________________________

Tidak ada komentar:
Posting Komentar