Kamis, 10 September 2009

....... (1)

Telah ku tenggak bergelas-gelas arak
Ku hirup semua nikotin yang tersaji

Namun bayangmu tetap saja hadir

Merasukiku, meracuniku


Mengapa ku harus begitu mencintaimu?

Walau slalu ku tegaskan kau tak tercipta untukku

Mengapa begitu sulit membunuh rasaku?

Walau belati kecemburuan tertancap di palung asa


Jika kau bahagia dengannya

Aku harus pergi membawa luka ini

Berlari sendiri dalam kegetiran

Hingga ku lelah, dan akhirnya menyerah


Jika kau memilih dirinya

Aku harus menghilang bersama perih

Berlalu sendiri dalam kebisuan

Hingga ku muak dan memaki bisu

090909
21:08
____________________________________________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar