Tiba2 hujan di kota ini, langit yg cerah tiba-tiba berubah drastis menjadi temaram. Kocar kacirlah kerajaan pasir terkoyak butiran2 air yg jatuh menghempas mereka.
Ramai orang berganti ramai pesta rintik hujan. Setiap rintik yg jatuh merangkai harmoni satu sama lain.. Merajut garis garis tipis berdesis putus putus.
Di bawah sebuah pohon rindang seorang ayah memeluk anaknya yg membiru bibirnya. dgn suara yg terbawa angin, dia berbisik ke telinga anak itu, "nak, jangan takut, hujan pasti berhenti.. Tunggulah, biar waktu yang mengusir mereka"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar